Installasi Windows menggunakan Virtual Machine
Apa itu "Virtual Machine" ?
Virtual Machine adalah software yang membantu kamu untuk menciptakan komputer virtual dengan OS virtual dan hardware virtual. Jadi Virtual Machine lebih mirip seperti akun guest yang kamu miliki di komputer yang kamu gunakan. Namun dengan Virtual Machine kamu tidak perlu berpindah-pindah akun, kamu hanya membutuhkan software tambahan seperti VirtualBox atau VMware Player. Jika kamu menggunakan software utama Windows, dan kamu install dengan salah satu software Virtual Machine dengna OS Windows juga. Maka kamu akan dapat menjalankan Windows di dalam Windows.
File yang kamu miliki di komputer utama tetap dalam keadaan aman, sedangkan di Virtual Machine juga tetap aman. Karena Virtual Machine menciptakan hardware virtual, maka kamu juga tak perlu bingung. Tidak akan ada file yang terkontaminasi antara komputer asli dengan komputer virtual. Semua masing-masing memiliki tempatnya. Sehingga komputer virtual yang kamu ciptakan akan benar-benar seperti komputer asli. Ada RAM, HDD, koneksi internet, USB, dan masih banyak lagi.
Untuk bisa menginstall banyak sistem operasi pada Virtual Machine, kamu memerlukan spesifikasi komputer yang cukup tinggi. Jauh lebih tinggi dari penggunakan memori sistem operasi yang kamu gunakan. Selain itu kamu juga memerlukan hardisk yang besar untuk dapat menginstall berbagai sistem operasi.
Apa tujuannya menggunakan "Virtual Machine" ?
Untuk mecoba sistem operasi yang baru – Kamu dapat mencoba sistem operasi yang baru saja muncul seperti Windows 8 dengan menggunakan Virtual Machine tanpa uninstall sistem operasi yang sedang kamu gunakan. Ini mirip seperti dengan dual boot namun lebih fleksibel. Jika kamu bosan dengan sistem operasi yang ada di Virtual Machine, tinggal hapus saja.
Untuk mengetes software – Kamu tidak inginkan komputer utama yang kamu gunakan dijadikan kelinci bahan percobaan untuk software-software yang tidak kamu ketahui? Dengan menggunakan software Virtual Machine, kamu tak perlu memusingkannya. Tinggal install saja sistem operasi yang kamu butuhkan kemudian install dengan software yang kamu tidak ketahui tadi, kalau aman. Kamu bisa menginstallnya lagi di komputer utama.
Untuk mengetes software yang beda sistem operasi – Kamu ingin mereview atau mencoba software dari Linux atau Mac OS X? Tetapi tidak memiliki komputer yang terinstall dengan OS tersebut? Kamu bisa melakukannya di Virtual Machine. Jika Virtual Machine kamu install dengan Linux atau Mac OS X, maka kamu bisa mencoba softwarenya.
Untuk menggunakan software yang khusus untuk sistem operasi lama – Kalau kamu sudah terlanjur menggunakan Windows 7 yang sudah terisi data-data dan software-software penting. Sedangkan kamu membutuhkan software yang hanya bisa terinstall di Windows XP, maka kamu bisa menggunakan software untuk solusinya Virtual Machine.
Bahan atau File apa saja yang dibutuhkan ?
Virtual Box – Oracle VirtualBox
Windows 10 ISO – Microsoft Windows 10
Dan komputer, tentunya.
Bagaimana cara menginstallnya ?
Mengunduh - Dan Penginstallan
- Download terlebih dahulu file installer VirtualBox dan ISO Windows 10 nya.
- Install VirtualBox
- Setelah terbuka, akan tampil halaman welcome
Klik "New" di pojok kiri atas, lalu akan menampilkan halaman "Name and operating system", isi namanya menjadi "Windows 10" typenya "Microsoft Windows" dan versions nya "Windows 10 (64-bit). Lalu klik "Continue".
Nah, disini kalian akan dihadapkan dengam pemilihan ukuran memori, saya sarankan untuk mengubah ukuran memory virtual machine menjadi setengah dari memori komputer/laptop kamu.
Lalu, kalian akan ditanya berapa ukuran harddisk untuk sistem virtual kamu, disini saya menggunakan 32GB dan karena saya belum punya virtual disk, maka saya memilih "Create a virtual harddisk now" lalu klik "Create"
Lalu, kalian akan ditanya apa tipe virtual harddisk yang ingin kalian buat, penjelasan simpelnya seperti ini
VMDK memiliki kompaktibilitas terhadap Disk Utility lain,
VHD kompaktibel dengan Microsoft Virtual PC, karena VHD adalah format nativenya.
VDI hanya support dengan VirtualBox.
Disini, saya memilih VDI. Karena virtual machine saya hanya mau saya gunakan menggunakan VirtualBox.
Nah disini, kalian akan ditanya kembali untuk ukuran penyimpanan harddisk virtual kalian di harddisk fisikal kalian. Saya menyarankan untuk memilih "Dynamically allocated" karena lebih hemat penyimpanan. Tetapi, pilihan ini juga memiliki kekurangan, yaitu agak sedikit lambat dibandingkan "Fixed Size".
Lalu, disini kalian tinggal memilih tempat menyimpan virtual machine kalian dan limit penyimpanannya. Setelah itu, klik "Create".
Setelah muncul, klik tombol "Settings" disamping tombol New. Lalu pilih menu "Storage"
Setelah itu, klik lambang "CD Empty", setelah itu klik lambang CD disamping Optical Drive, lalu pilih "Select Virtual Optical Disk File"
Setelah itu, cari dan pilih file ISO Windows 10 yang sudah kamu download sebelumnya. Lalu klik "OK"
Setelah itu, jalankan virtual machine dengan cara memencet tombol "Start".
Setelah sampai di menu utama installasi, pilih bahasa, pengaturan waktu, serta layout keyboard. Lalu klik "Next".
Pilih "Install Now" dan tunggu hingga setup berjalan. Jika diminta serial number, silakan masukan serial number kalian. Atau jika kalian tidak mempunyai serial number, kalian bisa memilih "I don't have product key"
Lalu, kalian akan diminta memilih varian Windows 10 mana yang akan diinstall, untuk perbandingannya bisa dilihat di SINI. Disini, saya memilih Windows 10 Pro.
Lalu, klik "Next"
Lalu, setujui lisensi penggunaan Microsoft Windows. Setelah itu, klik "Next".
Kalian akan ditanya untuk tipe installasi Windows 10. Pilih "Custom". Karena, kita belum menginstall Windows sebelumnya.
Lalu, disini pilih "Unallocated" dan pilih "New" lalu klik "Apply". Setelah itu, klik "Next" dan installasi Windows akan dimulai.
Silakan menunggu 15-30 menit (tergantung laptop). Dan virtual machine kalian akan reboot (restart) dengan sendirinya.
Silakan tunggu hingga Windows menampilkan halaman setup.
Silakan memilih negara, dan keyboard layout.
Lalu masukan nama pengguna
Dan set password lalu klik next.
Nah, disini silakan ketik ulang password kalian untuk verifikasi.
Disini silakan memilih dan menjawab pertanyaan keamanan untuk reset password jika kalian lupa dengan password kalian.
Silakan untuk mengatur pengaturan privasi, lalu klik "Accept"
Tunggu hingga set up selesai
Setelah masuk ke desktop, silakan lakukan installasi driver VirtualBox, yang dapat di temukan di menu bar "Devices" lalu "Insert Guest Additions CD Image"
Jalankan setup driver dengan cara mengklik 2 kali ikon VirtualBox
Pada bagian ini, saya sarankan untuk membiarkan semua settingan default
Reboot virtual machine
Selesai! setelah reboot dan login, semua driver telah terinstall. Selamat menggunakan Windows 10 di virtual machine!




































Comments
Post a Comment